Cerita Alkitab untuk Anak-Anak

Konsep memiliki Tuhan dan buku-buku agama, menurut saya adalah untuk memberikan orang biasa pedoman yang mendapatkan sangat mudah goyah karena tergoda oleh kenikmatan dunia yang selalu datang dengan mudah dan tetap berpegang pada kebenaran dan jujur dan segala yang benar sulit. Dari waktu kita memperoleh indra untuk mengetahui dan memahami perbedaan antara benar dan salah, kadang-kadang bahkan sebelum itu, keluarga kami mulai menceritakan kisah-kisah tentang bagaimana yang baik selalu dihargai dan yang buruk selalu dihukum. Inti dari semua cerita untuk anak-anak adalah untuk membentuk karakter dasar mereka di mana mereka akan mendasarkan penilaian mereka baik dan buruk. Dan Alkitab menyatakan kisah dimana ada orang-orang biasa yang melakukan kesalahan dan kemudian memperbaiki diri sehingga dengan cara ini anak-anak diajarkan untuk selalu di jalan yang benar dan bahkan jika mereka mengalihkan mereka harus kembali ke jalan yang benar. Cerita-cerita ini mengajarkan kasih karunia Allah, yang meningkatkan iman anak pada Tuhan.

Anak Cerita Alkitab

Bahtera Nuh – Cerita ini akan mengajarkan anak bahwa kepatuhan adalah suatu kebajikan dan selalu membawa hasil yang baik dan juga mengajarkan bahwa sebagian besar orang mungkin melakukan apa yang salah, tapi itu tidak berarti bahwa kita juga menjadi bagian dari geng.

Kisah Abraham – Cerita ini akan mengajarkan iman dan kepercayaan buta pada Tuhan yang terkadang menguji iman kita kepada-Nya dengan memberikan kita waktu yang buruk seperti yang dia lakukan dengan Abraham. Dia meminta Abraham untuk mengorbankan putra satu-satunya, yang Abraham siap untuk melakukan tetapi Tuhan tidak membiarkan dia melakukan itu. Dia hanya menguji Abraham dedikasi dan iman terhadap Allah.

Kisah Yusuf – Kisah Yusuf juga penting karena mengatakan bahwa bahkan jika seseorang masih muda yang bisa melakukan hal-hal besar dan itu hanya perlu hikmat dan iman kepada Allah. Ini menegaskan kembali nilai iman dalam Tuhan selama masa buruk. Ini mengajarkan bahwa hidup pada waktu tidak adil dan kita merasa Tuhan tidak bersama kita, tetapi semuanya direncanakan dan ia melakukan segala sesuatu untuk kebaikan kita.

Kisah Musa – Ini adalah kisah Musa yang sama sekali bersedia untuk menyelesaikan tugas bahwa Tuhan berpikir karena dia tidak memiliki iman dalam dirinya dan menjadi gembala biasa ia menganggap dirinya terlalu kecil untuk tugas seperti menyimpan Israel dari Firaun Mesir tapi Tuhan percaya di dalam dia dan dia adalah orang yang dipilih. Jadi meskipun Musa menjadi orang yang selalu mengeluh tidak sempurna sama sekali, Allah memilih dia untuk ini karena ia adalah seorang pengikut setia Tuhan. Ini akan mengajar anak-anak bahwa meskipun kita tidak mampu beberapa hal, dengan bantuan Tuhan kita dapat menyelesaikan tugas-tugas, yang berada di luar adalah kemampuan.

Kisah Natal – Kisah Natal adalah hal yang paling penting dalam seluruh teks Alkitab dan pelajaran utama bagi anak-anak. Ini mengajarkan bagaimana Allah mengutus anaknya di bumi untuk menebus manusia hanya dari yang binasa selamanya. Ini akan mengajarkan pelajaran bahwa Allah adalah anggun, kasih karunia-Nya memiliki batas dan ia dapat mengampuni dosa-dosa kita jika kita benar-benar bertobat dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.

Yang disebutkan di atas hanya beberapa dari Cerita Alkitab untuk anak-anak banyak tapi kemudian semua dari mereka memiliki pelajaran yang harus dipelajari, diingat dan diikuti dalam kehidupan.